Informasi

Mengapa kucing menjilati orang?


Mengapa kucing menjilati orang? Ini bukan isyarat kasih sayang: menjilati kucing sama dengan lidah kutu yang memeriksa kulit. Ini mungkin membantu menjelaskan mengapa kucing berevolusi menjadi pemburu yang menakutkan.

Selalu menjadi misteri mengapa kucing adalah pemburu yang sukses. Kucing cepat dan beradaptasi dengan baik untuk berburu dalam gelap, tetapi bagaimana cara terbaik ini dapat dicapai ketika kucing memiliki penglihatan yang buruk dan umumnya buta warna?

Kucing memiliki reputasi sebagai pemburu malam hari, tetapi ada banyak laporan tentang mereka yang aktif di siang hari, sering berburu burung. Kemampuan kucing untuk berburu mangsa di siang hari mungkin merupakan adaptasi baru-baru ini, karena tidak ada bukti bahwa kerabat terdekat kita yang masih hidup, kucing emas Afrika, adalah pemburu yang aktif.

Jadi, apa yang bisa berada di balik keberhasilan evolusi kucing?

Baru-baru ini ditunjukkan bahwa ada hubungan langsung antara evolusi penglihatan warna kucing dan peningkatan kemampuannya untuk berburu mangsa di siang hari.

Fakta bahwa kucing memang memiliki penglihatan yang buruk sudah diketahui dengan baik. Kucing telah berevolusi menjadi sangat beradaptasi untuk berburu dalam cahaya redup karena mereka membutuhkan penglihatan yang sangat baik untuk mendeteksi mangsa kecil.

Penglihatan warna paling berguna dalam cahaya redup. Kucing telah kehilangan sebagian besar sel kerucutnya, yang bertanggung jawab untuk mendeteksi warna dalam cahaya redup. Kerucut ini ditemukan di retina sebagian besar mamalia, tetapi pada kucing mereka terkonsentrasi di bagian belakang retina.

Sel kerucut yang tersisa, dalam apa yang disebut 'perifer tengah', jauh lebih sensitif terhadap cahaya terang daripada sel kerucut di pusat retina. Mereka dapat melihat lebih baik dalam cahaya terang tetapi tidak dapat melihat banyak dalam cahaya redup, sehingga lebih baik untuk berburu mangsa dalam cahaya terang.

Kucing tidak harus bergantung pada sel kerucut mereka dalam cahaya redup. Mereka memiliki kepadatan sel batang yang sangat tinggi, dan dapat mendeteksi warna bahkan ketika sel kerucut mereka berada dalam kegelapan.

Retina kucing. Seekor kucing memiliki lebih banyak sel kerucut di tengahnya, dan kepadatan sel batang yang lebih tinggi di tengah pinggirannya daripada manusia atau kucing lainnya. Retina kucing dengan demikian lebih baik beradaptasi untuk mendeteksi mangsa dalam cahaya terang. Kredit: Nature Neuroscience, doi.org/3b3j

Ada beberapa bukti bahwa kucing juga memiliki kepadatan sel batang yang lebih tinggi di bagian tengah retina daripada kucing lainnya, seperti anjing.

Hal ini menarik karena kucing adalah keturunan dari anjing. Nenek moyang kucing, Felidae, menyimpang dari nenek moyang anjing, Canidae, sekitar 26-36 juta tahun yang lalu (Ma). Ini adalah awal dari Era Kenozoikum, yang merupakan era di mana mamalia mulai melakukan diversifikasi.

Kepadatan sel batang pada kucing lebih tinggi daripada pada anjing dan kucing lainnya.

Bagaimana ini bisa memengaruhi perburuan?

Mungkin nenek moyang kucing berburu lebih baik dalam cahaya terang daripada nenek moyang anjing, karena mereka memiliki kepadatan sel batang yang lebih tinggi di pinggiran tengah.

Yang juga menarik adalah bahwa kepadatan sel batang di retina kucing tampaknya lebih tinggi daripada kepadatan sel batang di mata kucing lain, seperti singa dan macan tutul. Ini menunjukkan bahwa mungkin ada lebih banyak seleksi untuk kepadatan sel batang yang lebih tinggi pada kucing daripada kucing lainnya, seperti macan tutul dan singa, selama 30 juta tahun terakhir.

Ini mungkin memiliki implikasi untuk memahami asal-usul penglihatan warna kucing.

Kebanyakan kucing buta warna dan tidak memiliki sel kerucut di retinanya. Ini berarti bahwa mereka tidak dapat melihat warna, meskipun mereka dapat melihat cahaya.

Untuk menebus hilangnya sel kerucut mereka, kucing telah mengembangkan kemampuan untuk melihat warna berdasarkan perbedaan intensitas cahaya. Kucing dapat melihat cahaya berdasarkan warnanya – misalnya, warna burung ditentukan oleh panjang gelombang cahaya yang dipantulkan – tetapi mereka tidak dapat melihat warnanya sendiri.

Diperkirakan bahwa kucing mengembangkan kemampuan untuk melihat warna mangsanya menggunakan sel batang di retina.

Alasan mengapa kucing dapat melihat mangsanya dari warnanya adalah karena kucing telah mengembangkan sel batang dengan kepadatan yang sangat tinggi di bagian tengah retina mereka.

Tampaknya batang kucing telah berevolusi tidak hanya untuk membantu mereka melihat warna, tetapi juga untuk mendeteksi mangsa dalam cahaya terang. Ini tampaknya telah berevolusi dari kebutuhan kucing untuk berburu di siang hari yang cerah.

Mengapa kucing tidak menggunakan sel kerucutnya untuk melihat warna?

Kucing tidak menggunakan sel kerucutnya untuk melihat warna karena mereka berevolusi untuk berburu di malam hari.

Pada siang hari, kucing berburu dalam cahaya terang. Kepadatan sel batang mereka di pertengahan pinggiran retina berarti mereka lebih mampu melihat mangsa dalam cahaya terang.

Kucing berevolusi untuk berburu di malam hari karena tidak ada predator yang berburu di siang hari. Adalah keuntungan berburu di malam hari yang memungkinkan kucing mengembangkan sel batang dengan kepadatan tinggi di bagian tengah retina.

Penting untuk diingat bahwa ketika berbicara tentang penglihatan warna, kita berbicara tentang penglihatan dalam cahaya redup. Penglihatan warna adalah fungsi sel kerucut, dan ini digunakan oleh semua mamalia untuk mendeteksi warna dalam cahaya redup.

Masih banyak fungsi kerucut lainnya. Misalnya, kerucut digunakan untuk mendeteksi arah sumber cahaya dan kecepatan objek bergerak dalam cahaya redup.

Tidak ada bukti bahwa kucing telah kehilangan fungsi ini.

Kucing buta warna dan tidak memiliki sel kerucut di retinanya, tetapi itu bukan karena mereka tidak dapat melihat warna.

Kepadatan tinggi sel batang mereka di bagian tengah retina mereka berarti bahwa kucing dapat melihat mangsanya dalam cahaya terang, sehingga mereka tidak perlu menggunakan sel kerucut mereka.

Kucing mungkin tidak dapat melihat warna dalam cahaya redup. Kucing telah kehilangan sebagian besar sel kerucut mereka di retina.

Kucing berevolusi untuk berburu di malam hari karena tidak ada predator yang berburu di siang hari. Ini adalah keuntungan dari berburu


Tonton videonya: Jadi Ini Alasan Kucing Suka Menjilati Tubuhnya - Bahayakah?? (Januari 2022).

Video, Sitemap-Video, Sitemap-Videos